Berita

Berita


Bukan Sekadar Rekreasi: MAN 1 Banyuwangi dan Universitas PGRI Banyuwangi Bertadabur Alam di Pantai Cemara

Humas Mansawangi – Suasana berbeda terlihat di kawasan Pantai Cemara pada Senin (13/4/2026). Puluhan santri dari Mahad Darul Muta'allimin MAN 1 Banyuwangi berbaur dengan dosen dan mahasiswa Universitas PGRI Banyuwangi. Mereka tidak sedang berwisata biasa, melainkan menggelar kegiatan Tadabur Alam—sebuah perjalanan spiritual dan edukasi ekologis yang dikemas dalam satu gerakan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu dibuka dengan sambutan penuh makna oleh Kepala MAN 1 Banyuwangi, Sugeng Maryono, S.Pd., M.M. Di sela deburan ombak, ia menegaskan bahwa ini bukan sekadar jalan-jalan.

"Alhamdulillah, pada kesempatan yang penuh berkah ini, kita akan melaksanakan kegiatan Tadabur Alam di Pantai Cemara. Bukan sekadar rekreasi, tapi perjalanan ini adalah bagian dari renungan kita terhadap kebesaran Allah SWT," ujar Sugeng di hadapan peserta.

Aksi Bersih Pantai: Sedekah Paling Sederhana

Titik awal kegiatan adalah aksi bersih-bersih pantai. Para santri dan mahasiswa bahu-membahu memunguti sampah plastik yang berserakan di garis pantai. Sugeng Maryono dalam sambutannya mengingatkan filosofi mendalam dari gerakan sederhana ini.

"Lihatlah, kadang sampah berserakan di tempat yang indah. Dengan memungutnya, kita belajar menjaga amanah sebagai khalifah di bumi. Rasulullah bersabda, 'Menyingkirkan duri dari jalan adalah sedekah.' Apalagi memungut sampah dari laut yang menjadi rumah bagi makhluk hidup ciptaan-Nya," pesannya.

Beliau juga berpesan agar seluruh peserta menjaga adab selama di pantai: tidak merusak ekosistem, tidak mengambil biota laut secara berlebihan, serta mengutamakan keselamatan dan kebersamaan.

Dari Materi Biologi Laut hingga Mengamati Tukik

Setelah aksi bersih pantai, kegiatan berlanjut ke ranah akademik. Dosen Universitas PGRI Banyuwangi memberikan materi biologi kelautan secara langsung di tepi pantai. Para peserta diajak memahami ekosistem laut, mulai dari rantai makanan hingga ancaman polusi terhadap habitat laut.

Puncak kegiatan yang paling dinanti adalah sesi pengamatan anak penyu atau tukik. Para santri dan mahasiswa dengan antusias mengamati gerak-gerik tukik yang baru menetas sebelum dilepasliarkan ke habitat aslinya. Momen ini menjadi visualisasi nyata tentang bagaimana menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari ibadah.

"Kami ingin santri tidak hanya pintar teori agama di dalam kelas, tapi juga memahami alam sebagai ayat-ayat Allah yang terbuka. Tadabur alam hari ini adalah praktik dari mata pelajaran biologi dan akidah akhlak sekaligus," ujar salah satu pembimbing Mahad Darul Muta'allimin.

Sinergi Lembaga untuk Kesadaran Ekologis

Kerja sama antara MAN 1 Banyuwangi dan Universitas PGRI Banyuwangi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Para dosen dan mahasiswa berperan sebagai fasilitator keilmuan, sementara para santri menjadi agen perubahan di lapangan.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari itu ditutup dengan foto bersama. 

"Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti hari ini. Kami berharap para santri bisa menjadi duta lingkungan di madrasah dan di rumah masing-masing, pungkas Sugeng Maryono.(BIM)

Kontak

Alamat :

Jl. Ikan Tengiri No.02 Telp.0333-424610 Sobo - Banyuwangi

Telepon :

0333-424610

Fax :

0333-424610

Email :

man1banyuwangi@gmail.com

Website :

http://man1banyuwangi.sch.id/

Media Sosial :

Kalender

April 2026

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

PRESTASI MANSAWANGI