Teater Mansawangi Gelar Pertunjukan Drama Kolonial di Hari Pahlawan Nasional
Jurnalis Mansawangi—Teater Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banyuwangi gelar penampilan drama bertema Kebijakan Sudirman, dalam ranka memperingati hari Pahlawan Nasional. Pagelaran ini berhasil membuat penonton takjub atas penampilan dari anggota tetaer, Senin (11/11/24).
Kolaborasi antara ekstrakurikuler teater, Remaja Masjid (REMAS), Tari, Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dan Paskibra berhasil menghidupkan kembali semangat juang para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Iringan musik dan tarian yang memukau, para pemeran memerankan tokoh-tokoh pahlawan dengan penuh khayat dan semangat.
Penampilan drama kali ini kisah tentang kebijakan Sudirman, untuk memperkuat kembali militer Indonesia. Namun, dengan keterbatasan dalam penggunaan senjata membuat rakyat Indonesia tertindas. Kebijakan Sudirman untuk menyatukan masyakarat membuat senjata tradisional dengan menggunakan bambu runcing, berhasil merampas kembali hak kemerdekaan Indonesia.
Melalui drama ini, diharapkan siswa dapat lebih memahami arti penting kemerdekaan dan meneladani semangat juang para pahlawan. Selain itu, kolaborasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan rasa percaya diri siswa dalam berkesenian. (Hum)