MAN 1 Banyuwangi Siap Sukseskan Cek Kesehatan Gratis 2026
Humas Mansawangi, – MAN 1 Banyuwangi menggelar sosialisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026 bagi para Pendamping Akademik (PA) kelas X, XI, dan XII serta pengurus OSIM pada Senin (19/10). Langkah ini menindaklanjuti surat edaran Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi sekaligus memperkuat sinergi antara Kemenag dan Kementerian Kesehatan RI dalam memperluas layanan kesehatan bagi anak sekolah, santri, dan ekosistem pendidikan keagamaan.
Program CKG 2026 berlandaskan KMA No. 765 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan, didukung penuh oleh komitmen pimpinan Kemenag untuk menjadikan lingkungan pendidikan keagamaan sebagai ruang yang sehat. Kepala MAN 1 Banyuwangi, Sugeng Maryono, S. Pd. M. M. dalam sambutannya menegaskan bahwa madrasah bukan sekadar tempat mengisi kepala dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat merawat diri agar tumbuh menjadi generasi yang kuat, cerdas, dan saleh-salehah.
"Kegiatan CKG hari ini adalah bentuk kasih sayang madrasah dan pemerintah untuk memastikan kalian semua dalam kondisi fisik terbaik agar bisa belajar dengan optimal, ceria, dan tanpa hambatan kesehatan," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa fokus CKG 2026 tidak hanya pada pemeriksaan, tetapi juga tata laksana dan tindak lanjut hasil medis. Kepada para PA, Sugeng menitipkan mandat besar agar mendampingi murid dengan penuh kesabaran, serta mengawal hasil pemeriksaan bersama. Jika terdapat catatan medis, ia meminta agar segera dikomunikasikan dengan orang tua demi penanganan yang cepat dan tepat. "Kerja sama Anda semua adalah kunci keberhasilan program ini," tegasnya.
Harapan Positif
Melalui program ini, MAN 1 Banyuwangi berharap seluruh siswa tumbuh sehat, bugar, dan siap mengikuti pembelajaran dengan semangat tinggi. Madrasah juga berharap CKG menjadi budaya baru dalam menjaga kesehatan preventif di lingkungan pendidikan keagamaan, serta mempererat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan. Lebih dari itu, program ini diharapkan melahirkan generasi madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik dan spiritual, tetapi juga tangguh secara fisik—sehat jasmani, kuat rohani, dan siap berkontribusi bagi bangsa.(BIM)