BRUS Kemenag Banyuwangi Sasar Siswa Kelas XII MAN 1 Banyuwangi Bekali Remaja Hadapi Masa Depan, Cegah Pernikahan Dini
Jurnalistik — Masa remaja menjadi fase penting dalam menentukan arah masa depan. Karena itu, siswa kelas XII MAN 1 Banyuwangi mendapat pendampingan melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut digelar oleh Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi.
Sejak jam pertama hingga jam ke-10 pembelajaran, para siswa mengikuti sesi bimbingan yang dipandu langsung oleh sejumlah penyuluh Kemenag Banyuwangi. Tidak sekadar menyampaikan materi, para penyuluh mengajak peserta berdiskusi mengenai persoalan yang dekat dengan kehidupan remaja. Mulai dari mengenali potensi diri, mengelola emosi, menjaga kesehatan, hingga menentukan langkah yang tepat untuk masa depan.
Salah satu fokus BRUS adalah memberikan pemahaman mengenai pentingnya mencegah pernikahan dini. Para siswa dibekali wawasan agar mampu memahami konsekuensi dari keputusan menikah di usia sekolah serta pentingnya memprioritaskan pendidikan dan mempersiapkan diri sebelum memasuki kehidupan berkeluarga. Materi juga menyentuh sejumlah persoalan yang rentan dihadapi remaja, seperti bullying, penyalahgunaan narkoba, kecanduan gawai, serta pergaulan yang berisiko.
Pendampingan berlangsung di beberapa titik lingkungan MAN 1 Banyuwangi. Di antaranya Aula Madrasah, Aula Asrama, lorong depan UKS, masjid, dan ruang meeting madrasah. Pembagian lokasi tersebut disesuaikan dengan kelompok peserta sehingga proses bimbingan dapat berlangsung lebih intensif dan komunikatif.
Melalui BRUS, Kemenag Banyuwangi mendorong para remaja agar tidak sekadar menjadi generasi yang berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan hidup dan kemampuan mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Bagi siswa kelas XII, bekal tersebut menjadi penting sebelum mereka melanjutkan pendidikan maupun memasuki fase kehidupan berikutnya.