Bangun Kesadaran Spiritual yang Moderat, IPARI Banyuwangi Gelar Talk Show "Ngopi Wedang" Bersama Kapolresta
Humas, Mansawangi – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Banyuwangi menggelar acara Talk Show "Ngopi Wedang" (Nglolah Pikir Nganggo Wejangan Kang Marahi Padang) dengan tema "Refleksi Kamtibmas: Membangun Kesadaran Spiritual yang Moderat Menuju Masyarakat Berperadaban". Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis Pembuatan Chatbot Asisten Penyuluh Agama dan Materi Dakwah Berbasis AI ini berlangsung di Aula MAN 1 Banyuwangi, pada Rabu (26/8/2026).
Acara yang dihadiri oleh 122 Penyuluh Agama se-Kabupaten Banyuwangi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Chaironi Hidayat, S.Ag, M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Dr. Gus Rofiq Himawan, S.IK, SH, MH, yang berkenan hadir menjadi narasumber utama di tengah kesibukannya.
"Kami sangat mengapresiasi ketersediaan Bapak Kapolresta untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan para penyuluh agama. Ini adalah bentuk sinergi yang luar biasa antara aparat keamanan dan pembina keagamaan di Banyuwangi," ujar Dr. Chaironi dalam sambutannya.
Mengutip pesan penting yang disampaikan oleh Kapolresta, Kepala Kemenag mengingatkan para penyuluh tentang tantangan besar di era digital. "Salah satu bukti bahwa negara kita, rakyat Indonesia, termasuk dalam juara 3 dalam algoritma negatif di media sosial. Oleh karena itu, masyarakat kita membutuhkan penyuluh yang dapat mengisi ruang kosong di masyarakat," tegasnya mengulang pernyataan Kapolresta.
Dr. Chaironi menekankan bahwa masyarakat saat ini sangat membutuhkan figur-figur yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga menjadi teladan dalam berakhlak baik. "Masyarakat perlu figur yang mendoakan mereka dan bisa menjadi contoh dalam berperilaku. Ini adalah tugas mulia yang harus terus kita tingkatkan," imbuhnya.
Acara yang mengusung konsep santai namun penuh makna ini diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan yang meriah. Talk show interaktif bersama Kapolresta berlangsung hangat, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif antara peserta dan narasumber.
Setelah jeda Ishoma, acara dilanjutkan dengan penyampaian program kerja PD IPARI serta Bimbingan Teknis (Bimtek) yang menghadirkan narasumber Haris Shofiudin, S.HI. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para penyuluh dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk pembuatan materi dakwah digital berupa infografis, flyer, dan poster, serta pembuatan Chatbot Asisten Penyuluh Agama.
Ketua PD IPARI Kabupaten Banyuwangi, H. Andi Mikoyanto, S.Sos.I, M.M., berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat peran penyuluh agama dalam membangun kesadaran spiritual yang moderat dan menjadi garda terdepan dalam menangkal konten negatif di masyarakat.
"Semoga dengan adanya kegiatan ini, para penyuluh agama semakin profesional dan mampu menjadi agen perubahan yang membawa kedamaian serta peradaban bagi masyarakat Banyuwangi," pungkasnya.(BIM)