GOR Tawangalun Berwarna: Jalan Sehat dan Bazar Kerukunan Warnai HAB KE-80 Kemenag Banyuwangi
Humas Mansawangi, 4 Januari 2026 – Suasana cerah Minggu pagi di Lapangan Outdoor GOR Tawangalun tak sekadar dihangatkan mentari. Gelak tawa, semangat sehat, dan aroma kuliner lezat menciptakan nuansa penuh kebersamaan dalam memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) KE-80 Kementerian Agama Republik Indonesia.
Bayangkan ratusan peserta, mengenakan kaos mayoritas berwarna merah hati itu memadati start line. Mereka siap meramaikan jalan sehat yang tak hanya tentang langkah kaki, tapi tentang merajut tali silaturahmi.
Acara yang mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” ini resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. Chaironi Hidayat, S.Ag., M.M. Dalam sambutannya yang penuh semangat, beliau menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dan kesehatan jasmani-rohani sebagai modal pengabdian.
“Event hari ini adalah cermin nyata dari semangat kerukunan. Mari kita jadikan momentum HAB ke-80 ini untuk memperkuat sinergi, menjaga kesehatan, dan terus berinovasi dalam pengabdian kepada masyarakat,” seru Dr. Chaironi, disambut tepuk tangan meriah peserta.
*Bazar Kerukunan MAN 1 Banyuwangi: Dari pembuatan ECO ponding Hingga Cek Kesehatan Gratis*
Di antara gemerlap stand bazar yang berjejer, satu stan khusus menarik perhatian. Adalah MAN 1 Banyuwangi yang menunjukkan eksistensi dan kreativitasnya dalam ‘Bazar Kerukunan’.
Coba tebak, apa yang bisa Anda temui di stan mereka?
1. Kuliner Lezat: Beragam produk makanan ringan dan minuman segar hasil kreasi DWP UP MAN 1 Banyuwangi, siap memanjakan lidah usai jalan sehat.
2. Galeri Inovasi: Jangan lewatkan pameran hasil karya siswa! Disini bisa dilihat hand sanitizer buatan siswa, menunjukkan jiwa wirausaha dan kepedulian terhadap kesehatan.
3. Praktik pembuatan ECO ponding pd kain yg akan d buat produk taplak meja: Inilah momen paling interaktif! Beberapa siswa dengan cekatan mempraktikkan seni ECO ponding. Yang menambah meriah, Dr. Chaironi turun tangan mencoba mempraktekkan pembuatan ECO ponding! Beliau dengan penuh konsentrasi memukul daun yang tersusun apik di atas kain, didampingi siswa yang dengan sabar membimbing. Momen ini menyimbolkan jembatan yang menghubungkan kekayaan alam (sumber daya flora), kekayaan budaya (pengetahuan tradisional dan desain), dan kekayaan ekonomi (produk bernilai tinggi dan UMKM) dan dukungan penuh terhadap kreativitas generasi muda.
4. Layanan Kesehatan: Peduli pada sesama, stan ini juga menyediakan cek tensi darah gratis. Banyak peserta antre memanfaatkan layanan ini, menunjukkan bahwa acara ini tak hanya seru, tetapi juga penuh manfaat konkret.
*Semangat “Tenda Bangsa” di Usia Ke-80*
Semangat dan totalitas MAN 1 Banyuwangi tidak sia-sia. Dalam penilaian ketat dewan juri terhadap partisipasi bazar, madrasah ini berhasil menyabet Juara 3. Sebuah apresiasi untuk kreativitas, pelayanan, dan penampilan stan yang mencerminkan semangat kerukunan.
Melalui jalan sehat yang menyenangkan dan bazar yang sarat inovasi, peringatan HAB ke-80 ini berhasil diterjemahkan dalam aksi nyata yang membaur dengan masyarakat. Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan deklarasi bersama untuk terus bersinergi.
Memasuki usia ke-80, harapan besar disematkan untuk Kementerian Agama RI, khususnya di Banyuwangi, agar semakin profesional, akuntabel, dan konsisten memegang teguh nilai pengabdian. Semangat untuk menjadi “tenda bangsa” yang mengayomi semua agama dan kepercayaan secara adil semakin menguat, berakar dari kerukunan nyata yang terajut di lapangan seperti hari ini.
Jadi, bagaimana serunya acara ini? Jika Anda hadir, Anda akan merasakan sendiri energi positif di mana kesehatan, kuliner, seni, dan pelayanan masyarakat menyatu dalam satu lokasi. Sebuah perayaan yang tepat untuk mengawali tahun 2026 dengan semangat rukun dan sinergi. (BIM)